sang inspirasi (raungan dan erangan dalam elegi cinta)
March 18, 2008 by johnmarcusastriadi
aaarrrggghhh!!
rungsing!!
pengap!!
cukup!!
terpojok dalam satu ruangan asing
tak ada siapa-siapa
putih pudar kelam suram dalam bayang
teresok berusaha tuk keluar
mencari pintu yang lebih nyata
fatamorgana ekspektasi belaka
argh!!
raung relung jiwa membakar sekam hati penuh kecewa
tidak bisa!!!!
tak dapat dilimpahkan disini
ini hanya ruang kosong putih kelam nan kelabu
pelampiasan atau pencarian atau bahkan pencairan?
tak dapat masuk akal otak orak arik tenggorak
panas!!
tidak, apa aku ini iblis?
yang masih menggeliat mungil, berharapkan tetek yang dapat kuneneni
bayi iblis..
tersiram subur, terelu-elukan hingga disalahkan
sial, kau manusia!
itu ulah mu sendiri, keparat!
koar-koar hati penuh ekspektasi yang penuh kabut tebal
aku hanya bisa diam dihujam beribu panah berujung kata kotor tudingan kambing hitam akibat ketololan mereka! atau dari dalam diriku?
aku mungkin masih bayi yang belum beranjak, masih mengaharap ada yang menyodorkan suapan, belaian penuh kasih, cubitan lucu dan senyuman kepolosan
tapi semua itu sudah sirna!
terlalu panas!
terlalu menghirukpikukan rasa!
daripada berharap lebih baik memberi pengharapan..
tapi sayang, mungkin aku memang benar-benar iblis
mungkin, pengharapan yang dapat kuberikan cuma kosong..
bukankah itu tugas seorang iblis?
!@#$%^&*()
dekap dan peluk aku..
aku terperosok disini, cuma berharap ku dapat melihat waktu yang terus berjalan, memberikan jawaban dan sebuah kejelasan…
-si maladjustment-
ckck.
?? kmu knapa de ??